Senin, 28 Maret 2016

Keutamaan Orang yang Jujur




 


Ajaran Islam tentang Kejujuran Jujur artinya sikap lurus hati, tidak curang, tulus dan ikhlas. Orang yang jujur selalu berbicara atau berkata apa adanya, tidak menambah atau mengurangi, tidak mamanipulasi fakta, serta bersikap obyektif. Jujur adalah mengatakan sesuatu sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Jujur termasuk akhlak terpuji, yaitu sikap dan perbuatan yang benar, baik perkataan dan perbuatan, sesuai dengan kata hati yang sesungguhnya.
Allah  berfirman: 

Surat Al-Ma'idah Ayat 119

قَالَ اللَّهُ هَٰذَا يَوْمُ يَنْفَعُ الصَّادِقِينَ صِدْقُهُمْ ۚ لَهُمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
Allah berfirman: "Ini adalah suatu hari yang bermanfaat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Bagi mereka surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha terhadap-Nya. Itulah keberuntungan yang paling besar". 

2. Hadist Nabi :

ﻋَﻦْ ﺍﺑﻦ ﻣﺴﻌﻮﺩ  ﻋَﻦْ ﺍﻟﻨﺒﻲ  ﻗﺎﻝ: ) ﺇﻥ
ﺍﻟﺼﺪﻕ ﻳﻬﺪﻱ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﺒﺮ ﻭﺇﻥ ﺍﻟﺒﺮ ﻳﻬﺪﻱ
ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﺠﻨﺔ؛ ﻭﺇﻥ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻟﻴﺼﺪﻕ ﺣﺘﻰ
ﻳﻜﺘﺐ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻠَّﻪ ﺻﺪﻳﻘﺎ، ﻭﺇﻥ ﺍﻟﻜﺬﺏ
ﻳﻬﺪﻱ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻔﺠﻮﺭ ﻭﺇﻥ ﺍﻟﻔﺠﻮﺭ ﻳﻬﺪﻱ ﺇِﻟَﻰ
ﺍﻟﻨﺎﺭ؛ ﻭﺇﻥ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻟﻴﻜﺬﺏ ﺣﺘﻰ ﻳﻜﺘﺐ
ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻠَّﻪ ﻛﺬﺍﺑﺎ( ﻣُﺘَّﻔّﻖٌ ﻋَﻠَﻴْﻪِ .
Dari Ibnu Mas`ud , dari Nabi , ia bersabda: “Sesungguhnya kebenaran mengantarkan kepada kebaikan, &; kebaikan mengantarkan kepada syurga, &; sungguh seorang laki-laki yg selalu benar hingga Allah menulisnya dalam kelompok shiddiqien, & sesungguhnya dusta mengantarkan kepada kejahatan, & kejahatan mengantarkan ke neraka, & sungguh seorang laki-laki yg selalu berdusta hingga Allah menuliskannya dalam kelompok para pendusta.” H.R. Muslim. [diriwayatkan oleh Muslim no hadist: 2607.]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar